Apa Saja Yang Diperhatikan Ketika Sholat

Setiap sholat menginginkan kesempurnaan, kemudian apa saja yang perlu diperhatikan agar sholat lebih sempurna, berikut ada sebuah informasi tentang apa saja yang diperhatikan ketika sholat.

Hal yang penting tentang Sholat.

Niat
Niat adalah pangkal dari seluruh amalan, kita harus berusaha untuk ikhlas semata-mata karena Allah, hal ini memang sulit jika tidak dilakukan secara rutin, jadi sebelum melakukan shalat, sebaiknya kita perbaiki niat kita terlebih dahulu, ikhlas karena Allah. Karena niat yang ikhlas akan menimbulkan perasaan yang tenang, dan biasanya orang yang ikhlas itu tidak senang terhadap pujian, karena dikhawatirkan akan menibulkan riya baginnya, na'udzubillahi mindzalik.

    "Sesungguhnya amal-amal perbuatan tergantung niatnya, dan bagi tiap orang apa yang diniatinya. Barangsiapa hijrahnya kepada Allah dan rasul-Nya maka hijrahnya kepada Allah dan rasul-Nya. Barangsiapa hijrahnya untuk meraih kesenangan dunia atau menikahi wanita, maka hijrahnya adalah kepada apa yang ia hijrahi." (HR. Bukhari)


Gerakan Shalat
Gerakan shalat yang benar adalah gerakan shalat yang sesuai dengan ajaran Rasulullah S.A.W. Kita tidak boleh menambah atau mengurangi gerakan shalat, karena dikhawatirkan akan menibulkan bid'ah.

    "Shalatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku shalat” (HR. Bukhari)


Bacaan shalat
Bacaan dalam shalat juga harus benar, diusahakan sesuai dengan hukum tajwidnya agar tidak salah artinya. Kita juga diusahakan untuk merenungi bacaan shalat tersebut, meski kita tidak mengerti artinya.


Shaf yang rapi
Jika shalat berjama'ah, lihatlah shaf kita apakah sudah rapi atau belum. Rapi disini adalah rapat dan lurus. Shaf harus rapat dan lurus karena jika ada celah diantara shaf, maka setan akan mengisinya dan membuat kita jadi tidak khusyu. Shaf yang rapi juga merupakan salah satu dari kesempurnaan shalat. Sebaik-baiknya shaf laki-laki berada paling depan dan wanita di  paling belakang.

    "Sebaik-baik shaf (barisan) laki-laki adalah yang paling depan dan yang terburuk ialah barisan paling akhir. Namun seburuk-buruk barisan wanita adalah yang paling depan dan yang terbaik ialah yang paling belakang." (HR. Muslim)


Peliharalah shalat untuk selalu dikerjakan di awal waktu
Banyak dari kita yang selalu menunda-nunda shalat, jika kita berpikir mengenai umur manusia yang tidak satupun yang mengetahui kecuali Allah, apakah ada jaminan kita akan bisa melaksanakan shalat jika kita menundanya? Sebaik-baik waktu shalat adalah di awal, dan dianjurkan berjama'ah untuk laki-laki. Shalat di awal waktu juga salah satu perbuatan yang mulia menurut Rasulullah.

Khusyu'
Sholat kita mesti/kudu/wajib/harus khusyu'. Khusyu' itu secara ringkas bahwa menyadari bahwa kita itu sedang sholat, dari mulai awal sampai akhir, jadi pikiran kita tidak boleh melayang kemana-mana. Sudah menjadi rahasia umum bahwa begitu sholat baru kita teringat banyak hal dari mulai yang sederhana, rumit, sulit sampai hanya sebatas khayalan. Sampai-sampai ada yang mengatakan kalau kita lupa maka kita kerjakan sholat agar ingat. Padahal Sholat itu harus khusyu' bukan untuk mengingat yang terlupa. Di zaman Rasulullah SAW dikisahkan bahwa ada seorang sahabat yang terkena panah dan meminta dicabut sewaktu dia sholat, karena sewaktu dia sholat dia akan lupa hal-hal yang bersifat duniawi. Subhanallah....

Berjamaah

Hal ini sangat penting bagi laki-laki sedangkan bagi perempuan hukumnya adalah sunnah, beberapa ulama mewajibkan bagi laki-laki untuk sholat berjamaah. Dibanyak hadist disebutkan bahwa Pahala untuk sholat berjamaah adalah 27 kali lipat dari pahala sholat sendirian (munfarid). Saya jadi teringat dengan omongan Pak Rahman bahwa "apabila tidak ingin sholat berjamaah maka sholatlah 27 kali". Begitu indahnya ajaran Islam ini, untuk menghargai waktu kita diberi ganjaran dengan 27 kali lipat baik dari pahala maupun dari waktu yang tersedia. Ada juga yang mengatakan bahwa dengan berjamaah maka kekhuyu'an kita di mata Allah SWT akan dihitung secara kolektif misalnya si A sholatnya khusyu' sedangkan si B tidak Khusyu' maka untuk nilai kekhusyu'an seluruh jamaah yang sholat bersama si A akan dihitung khusyu'.Itulah salah satu keutamaan Sholat berjamaah

Di Masjid

Beberapa ulama mewajibkan bagi laki-laki untuk berjamaah di mesjid, jika bagi wanita maka hal ini bersifat diperbolehkan. Jika tidak laki-laki islam yang rajin ke mesjid lalu siapa lagi?. Apakah Mesjid dibangun hanya sekedar untuk tempat sholat Jum'at atau hanya sebagai hiasan di tepi jalan?. Di zaman Rasululullah  SAW mesjid merupakan pusat dari segala kegiatan, seperti pusat dakwah, pemerintahan, pendidikan, politik dan sebagainya. Di masa sekarang, Mesjid telah mengalami pergeseran nilai hanya untuk sholat bahkan ada yang menjadikannya ajang kampanye. Naudzubillah...

Referensi sumber : coretanhidoep blog dan umatmuhammad blog








Terima kasih sudah berkomentar