Pemilihan Caleg

Misiane.blogspot.com – berikut ada sebuah percakapan tentang  Pemilihan Caleg

A : Wah banyak benar foto-foto calon legislatif, ga ada yang kenal mau pilih yang mana ya ?

B : sama, pendapat saya baner foto-foto kaya gitu ko kurang mengena, contohnya saja si A bingung mana caleg yang memang harus dipilih, karena si A pastinya dalam memilih ingin memilih caleg yang benar-benar mewakili aspirasi rakyat nanti kalau jadi anggota DPR.

C : ini cara mereka, mungkin nanti kalau sudah dekat waktu pemilihannya, membeli suara. Seperti yang ramai diberitakan

B : wah membeli suara, bisa bahaya nanti kalau jadi anggota legislatif bisa jual suara, tidak sesuai tugasnya mewakili aspirasi rakyat

A : menurut kamu gimana Pak B

B : saya punya ide nih, kalau mau nyaleg perkenalkan pada pemilih tunjukan profil caleg, seperti pengalaman dan kesuksesan-kesuksekan yang pernah diraih, dengan masyarakat mengetahui ini pemilih akan menentukan apakah caleg ini dengan kualifikasi pantas untuk dipilih menjadi anggota legislatif. Selain itu dari pada pasang baner foto dimana-mana, buat aksi yang bermanfaat untuk masyarakat seperti aksi sosial misalnya kemudian kerjasama dengan wartawan agar diberitakan di media seluas-luasnya agar masyarakat tahu sebelum jadi caleg saja sudah peduli terhadap masyarakat ditambah pengalamannnya serta pendidikan yang tinggi, aksi sosial bisa juga dengan kesehatan gratis memberikan bantuan buku dan santunan kepada pelajar-pelajar yang kurang mampu. Pada intinya bagaimana membuat caleg tersebut pantas di pilih.

C : sependapat Pak B, apalagi dalam pencalegan ada aturan atau persyaratan  yang lebih berkualitas lagi misalnya untuk mencalonkan menjadi Caleg harus memenuhi persyaratan misal pendidikan S-2, pengalaman berorganisasi  atau pengalaman bekerja selama minimal selama 10 tahun, dengan demikian pilihan masyarakat rata-rata berkualitas, dengan hal tersebut harapan mendapatkan anggota legislatif yang berjuang untuk pembangunan daerah bisa terwujud.

A : Untuk Caleg buat saja fasilitas umum, seperti membuat jembatan, WC umum dan fasilitas umum lainnya, kalaupun tidak jadi sudah berbuat sesuatu bermanfaat yang tidak mudah hilang, manfaatnya bisa dirasakan oleh orang banyak terus menerus.

B : Betul Juga kalau buat baner pemilihan selesai hilang sudah tidak membekas, padahal biaya yang dikeluarkan tidak sedikit, perhitungannya misalnya membuat 1000 baner foto caleg x per banner 300.000 = Rp.300.000.000 baner hilang dicopotin karena sudah selesai. Coba buat perpustakaan, membuat sekolah anak usia dini, atau lainnya.







Terima kasih sudah berkomentar