Menjalani hidup seperti olah raga arum jeram

Medan arum jeram ada yang airnya tenang, deras dan jeram tiga medan ini yang ternyata membuat orang merasakan kesenangan berolahraga arum jeram.

Ketika aliran air sedang deras, orang akan tegang fokus untuk melewatinya dengan selamat tanpa kapal bootnya terbalik atau orangnya jatuh ke air, kemudian ketika air sedang tenang orang akan melewati dengan santai tenang menikmati aliran air, setelah melewati ketegangan melewati arus yang deras dan jeram.

Bagaimana jika arum jeram air tersebut airnya tenang dari awal sampai akhir, mungkin bisa saja membosankan kurang bisa menikmati, begitu juga jika aliran airnya deras penuh jeram sangat tidak menyenangkan karena menjadi tegang terus dari awal sampai akhir.

Begitu juga menjalani kehidupan ini, ketika kesulitan datang kita fokus berusaha keras untuk melewatinya, setelah terlewati baru merasakan ketenangan, orang merasa tenang jika pernah merasakan kegundahan, karena dengan merasakan kegundahan akan tahu apa itu ketenangan, contohnya adalah ketika seseorang bekerja dari pagi sampai malam kemudian gajian dari gajian tersebut digunakan untuk berlibur dengan orang yang disayangi pasti akan ada kenikmatan kebahagian dan kesenangan. Sudah ada ibaratnya bersusah-susah dulu bersenang-senang kemudian.

Pelajaran yang saya petik dari topik ini adalah ketika menghadapi kesulitan terus hadapi berusaha sampai pada akhirnya bisa melewati kesulitan tersebut dan akhirnya sampai pada kebahagiaan atau tujuan yang di inginkan. Baca juga ternyata arum jeram asyik juga







1 komentar:

Click here for komentar
December 6, 2013 at 4:15 PM ×

kehidupan ini memang sangat berliku-liku dan berwaran warni ya mas. Jadi usahakan kita selalu bisa menghadapi kenyataan yang ada :)

Selamat Wahyu Eka Prasetiyarini dapat PERTAMAX...! Silahkan antri di pom terdekat heheheh...
Balas
avatar
admin
Terima kasih sudah berkomentar