Cerita peduli orang kecil

Coba mengulas apa yang ada dalam kehidupan sehari hari salah satu yang sering dilakukan isi bensin, banyak orang mengisi ;ebih sering mengisi bensin di SPBU dengan alasan lebih murah dan takaran liternya lebih tepat, Lebih murah jika dibandingkan dengan pengecer selain itu juga takarannya hanya ,menggunakan botol, ternyata tidak semua orang seperti ada. seoreang yang berpikir beda memiliki pola pikir lain yaitu. Memilih untuk mengisi bensin di pengecer dengan alasan, dengan membeli dipengecer berarti ikut memperbaiki ekonomi orang kecil, Kalau membeli di SpPBY dimana pemiliknya sudah kaya ekonomi sudah bagus, masa mau kasih sama orang kaya, jasi mending dikasihkan sama pengecer saja.

Pemilik SPBU orang besar, pengecer orang kecil dengan membeli dipengcer berarti membantu orang kecil, dengan banyaknya bensin yang terjual mendapatkan laba yang bisa buat kebutuhan, dan laba dari jualan bensin itu sangat berharga bagi penjual pengecer bensin, hanya masalah beli bensin saja ternyata mengandung nilai sikap peduli terhadap orang kecil.

Sependapat sekali saya dengan orang dengan pola pikir seperti ini, sikap sederhana tetapi memiliki sifat peduli sesama, jika saja orang mengerti tentang hal ini ekonomi orang kecil khususnya penjual bensin eceran sebagai contohnya bisa sedikit membantu mengatasi masalah ekonominya.

Jadi kesimpulanya dengan membeli bensin dipengecer, maka anda sudah ikut sedikit membantu ekonominya. tidak mempermasalahkan harga yang selisih namun juga sebagai sikap peduli sama orang.

Sekian share sebuah cerita singkat, maaf apabila ada salah kata dan masih banyak kekurangan penulisan masih belajar, terimakasih artikel berikutnya Sikap bagaimana ketika dipermalukan






2 komentar

Click here for komentar
February 24, 2014 at 2:00 PM ×

iya ya gan.. walaupun hanya selisih secumil kita harus peduli :)

Balas
avatar
admin
February 24, 2014 at 6:09 PM ×

iya bener juga ya mas. Saya juga kadang-kadang beli bensin eceran, tapi kalau pas kepepet hehehe :D

Balas
avatar
admin
Terima kasih sudah berkomentar