Dua Pendapat tentang Pin BBM tertarget

Ini sebuah strategi menjalankan bisnis via bbm, dua pendapat tentang Pin BB tertarget. berikut coba mengulasnya

Pendapat Pertama
Yaitu mengumpulkan banyak PIN kemudian setelah PIN banyak, cara yang dilakukan seperti PIN train, kemudian mengumpulkan pin untuk di add satu persatu, setelah kontak bbm bertambah banyak, lalu promosi, secara pemasaran sih menurut saya masuk akal juga, yang namanya usaha kan mencari peluang, kalau kontaknya banyak kan memberikan peluang, tidak ada yang tahu atau dipastikan ada yang membeli atau tidak.

Yang menjadi masalah memang pin bbnya tidak tertarget, bukannya dapat pembeli malah banyak yang broadcast nawarin barang yang kita tidak butuhkan.

Kalau menurut saya pendapat pertama ini, sebagai pilihan sambil menunggu pin bb yang tertarget, dapat saya mengibaratkannya dari pada tidak kerja-kerja, ngumpulin banyakin kontak BBM dulu juga tidak masalah, sambil berpikir bagaimana mendapatkan PIN BB yang tertarget, yang namanya menjaring pembeli kan dengan promosi seluas-luasnya.

Kelihatanya ini pokok pembicaraannya pada hasil, dengan kontak bbm yang tidak tertarget, hasilnya tidak efektif.

Artikel lain : Cara Promosi Online : Selain Promosi Via bbm, adakah jasa promosi lainnya

Pendapat Kedua
Yaitu Memperbanyak kontak bbm tertarget, yang bisa didapatkan di komunitas yang menyukai produk anda, seperti misalnya anda jualan spartpart mobil anda gabung saja dikomunitas mobil anda add satu persatu PIN BBnya kemudian setelah kontak bbm anda banyak berisi orang-orang yang memang suka dengan otomotif, saatnya beraksi misal dengan pesan broadcast menginformasikan produk anda.

Yang menjadi permasalahan disini bisa saja, orang yang kita invite karena tidak kenal tidak menerima undangan BBM anda.

Jadi menurut saya dari kedua pendapat diatas bagus, tetapi ada kelebihan dan kekurangannya.

Ada yang mau menambahkan ?

Artikel lain : Cara Menambah Kontak BBM untuk online shop agar tertarget

Sekian saya akhiri ulasan ini, mudah-mudahan bermanfaat.






Terima kasih sudah berkomentar